Sunday, May 8, 2016

Chole-Bhature



Salah satu menu sarapan berat ala orang India/pakistan atau Asia Selatan umumnya yang sangat terkenal. Jika saat berkunjung ke Pakistan, variasi sarapan selain Naan dan kikil atau paratha. Minumnya kalau versi orang sana ya Lassi (yogurt) atau chae tentu saja. 

Chole atau chana adalah sebutan untuk kacang chickpeas (saya kurang faham namanya dalam bahasa Indonesia). Saya suka menu ini dan biasanya suka saya tambahkan telur rebus, tapi bisa diskip kalau tidak suka. 

Chickpeas bisa pakai yang dalam botol sehingga tidak perlu direbus lagi. Atau seperti saya, punya stok yang kering sehingga harus saya rendam dulu semalam suntuk, lalu direbus dengan ditambahkan tea bag agar mendapatkan warna chole yang gelap. Tapi ini juga optional kok, bisa gak usah dikasih tea bag saat merebus jika pengen warna chickpeas tetep cerah. 

Bhature biasanya disajikan fresh, artinya digoreng saat hendak makan, jadi betul2 fresh dan hangat serta menggembung seperti bantal :D

Sumber resep : Cooking is Fun

Bahan

Chole

1 cup chickpeas (kering atau dalam botol)
1 tea bag atau daun teh
2 buah bawang bombay (iris-iris atau cincang)
1 sdt bawnag putih parut
1 sdt jahe parut
4 buah kapulaga hijau
seruas jari kayu manis
4 buah cengkeh
1 kaleng tomat cincang atau 4 buah fresh tomat (blender)
2 sdt chole masala (siap beli)
cabe bubuk (atau cabe segar)
1 sdt cumin bubuk
2 sdt ketumbar bubuk
2 sdt mangga bubuk (amchur)
Garam

Cara Membuat
1. Rebus chickpeas + tea bag sampai lembut
2. Jika sudah matang, angkat dan tiriskan.
3. Panaskan sedikit minyak dipanci. Jika minyak sudah panas, masukkan cumin sampai tidak
    berbunyi mendesis lagi.
4. Masukkan bawang bombay, goreng sampai coklat keemasan.
5. Masukkan jahe dan bawang putih parut, aduk dan masak sampai wangi.
6. Masukkan tomat, masak menggunakan api sedang sampai betul betul matang (lk. 10-15 menit).
7. Masukkan sisa bumbu lainnya, garam, chole, telur rebus (jika pakai). Aduk rata.
8. Tambahkan air (lk. 1 cup/gelas kecil).
9. Masak menggunakan api kecil (lk. 10-15 menit).
10. Angkat.


Bhature


Bahan
1/2 cup tepung serba guna
1/2 cup kentang yang sudah dihaluskan
1/4 sdt garam
1 1/2 minyak
Minyak (untuk goreng rendam)

Cara Membuat
1. Campur semua bahan
2. Uleni sampai kalis
3. Tutup dengan serbet lembab dan bersih. Diamkan lk. 10 menit.
4. Bagi adonan menjadi 4 bagian dan bulatkan. Giling dengan diameter lk. 12,5 cm.
5. Goreng menggunakan minyak yang sudah benar-benar panas. Biarkan sampai adonan bhature
    mengelembung dengan sendirinya lalu balik sampai berwarna kecoklatan.
6. Angkat dan letakkan diatas tissue dapur.
7. Sajikan segera bersama si Chole

Enjoy!!




Thursday, April 14, 2016

Terong masak kuning (Kari Terong)





Terong ini salah satu kesukaan saya dan suami. sejak kecil ibu saya juga sering menyajikan menu ini, biasanya dimasak kuning dengan kuah santan kental dan tambahan teri medan...sedap. Sampe sekarang saya masih teringat dengan rasanya. 

Sekarang saya mencoba menyajikan menu masa kecil tersebut didapur saya, tapi tentu dengan improvisasi sedikit, selain untuk mendapatkan rasa yang lebih sedap, juga untuk menyesuaikan dengan selera suami yang asal dari negeri dengan bumbu super wangi. 

Ibu saya biasanya memasak terong bumbu kuning atau kari terong dengan bumbu standar, tapi saya tambahin sedikit kayu manis dan cengkeh, agar ada sedikit aroma wangi dan untuk penyedapnya saya kasih udang kering atau ebi, karena saya tak punya stok ikan teri medan. Kalau punya sebetulnya sedap banget ditambah ikan teri medan. Bisa juga ditambah irisan cabe hijau dan cabe merah besar untuk pemanis saat disajikan, tapi ini saya skip karena gak punya. Juga bisa ditambah daun kari/daun koja, ini juga saya skip karena gak punya. Banyak banget yang diskip yak ? :p

Resep ini mengandalkan ingatan masakan ibu saya dan feeling saja. ALhamdulillah suami saya bilang yummy. Kalau saya tentu dimakan dengan nasi panas mengepul lebih sedap, tapi suami saya teteup dimakan dengan roti chapati/Naan/Tortilla. Krucils? sayangnya mereka gak doyan terong :D


Bahan

3 buah terong ungu (belah 2, karena saya punya gede-gede banget)
2 butir cengkeh
3 cm kayu manis
Cabe merah dan cabe hijau (buang biji dan iris serong atau memanjang)---optional (saya gak pake)
1 buah tomat (iris menjadi 4 bagian)
Daun kari/daun koja (optional)
Garam
Gula 
Minyak goreng untuk menumis)
300- 400 ml santan


Bumbu Halus
3 butir kemiri (sangrai sampai wangi)
6 butir bawang merah
3 siung bawnag putih
2 sdt cabe bubuk (atau cabe biasa)
2 cm kunyit (bakar agar tidak langu)
2 cm jahe
1/2 sdt jintan bubuk
1/2 sdt merica bubuk
2 sdt ketumbar (sangrai)
1 sdm ebi/udang kering (rendam air panas dulu sebelum ditumbuk bersama bumbu lainnya)


Cara Membuat

1. Tumis bumbu halus sampai wangi.
2. Masukkan kayu manis dan cengkeh, aduk rata.
3. Masukkan terong, masak sampai layu
4. Masukkan santan. Didihkan.
5. Jika sudah mendidih, kecilkan api dan tutup wajan/panci.
6. Masak sampai terong matang dan santan sudah mengental dan agak menyusut.
7. Masukkan garam, gula, daun koja dan irisan cabe. Aduk rata.
8. Angkat dan sajikan hangat.